Ancam Privasi, Ini Daftar Data Pribadi yang Diakses Threads dari Smartphone-mu

Aplikasi besutan Instagram, Threads kian ramai diperbincangkan. Tak cuma karena pertumbuhan penggunanya yang begitu pesat, tapi juga ternyata disebut bisa mengancam privasi penggunanya.

Benarkah demikian?

Jika ya, lantas apa saja daftar data pribadi yang diakses Threads di smartphone user?

Memang perlu diakui, Threads berhasil memecahkan rekor jumlah pertumbuhan pengguna tercepat saat ini. Pasalnya hanya dalam kurun waktu kurang dari seminggu, sosial media saingan Twitter ini mampu menembus hingga 100 juta pengguna.

Sebagai perbandingan, ChatGPT membutuhkan waktu 2 bulan untuk mendapatkan jumlah pengguna sebanyak itu. Sementara sosial media lain seperti facebook, instagram dan twitter butuh waktu yang jauh lebih lama.

Namun, seiring popularitasnya kini Threads pun mulai menuai kritikan. Salah satunya perihal ancaman privasi pengguna yang dikeluhkan banyak orang.

Hal ini bukan tanpa alasan, pasalnya jika dilihat dari ketentuan privasi di laman App Store, Threads menyebutkan dengan jelas sederet data-data pribadi yang dapat diakses dari smartphone pengguna. Bahkan termasuk informasi sensitif seperti data keuangan, kesehatan dan identitas lainya.

Baca juga: Ini 8 Perbedaan Threads dan Twitter, Mana Lebih Unggul?

Daftar Data Pribadi yang Diakses Threads

Untuk lebih jelasnya, berikut daftar data pribadi yang dapat diakses platform Threads dari smartphone. Ketahui sebelum mendownload!

  • Data pribadi, seperti nama, alamat email, nomor telepon, keyakinan politik atau agama, orientasi seksual, dll
  • lokasi
  • Info keuangan, seperti history pembelian, skor kredit, pembayaran dll
  • Kesehatan dan kebugaran
  • Pesan, seperti SMS, MMS, email dll
  • Foto dan video
  • Audio, seperti rekaman suara, file musiik, dll
  • File dan dokumen
  • Kalender
  • Kontak
  • Aktivitas Aplikasi
  • Penjelajahan web
  • ID Perangkat

Pertanyaannya, akses data sebanyak itu untuk apa?

Mengutip dari laman resmi Instagram, tujuan data dan informasi tersebut digunakan untuk beberapa hal. Antara lain:

  1. Memberikan rekomendasi konten yang personal dan relevan sesuai dengan kebutuhan user. Seperti reels atau konten lainnya.
  2. Digunakan untuk menyempurnakan produk-produk meta agar semakin sesuai dengan kebutuhan user
  3. Mengirimkan iklan atau produk-produk yang mungkin akan disukai user

Baca juga: Game Arcade Seru Hadir di YouTube: Jelajahi Dunia Stack Bounce!

Pada dasarnya, setiap aplikasi yang terinstal di smartphone pasti mengakses data-data tertentu. Namun jumlah dan jenis data yang dihimpun bisa berbeda-beda pada masing-masing platform.

Hanya saja, aplikasi-aplikasi yang berada di bawah naungan Meta memang dikenal rakus dalam mengakses data penggunanya. Hal ini wajar, karena iklan adalah sumber penghasilan utama mereka.

Tanggapan Pihak Twitter

Menanggapi akses data dari pesaingnnya yang demikian banyak, Jack Dorsey pendiri Twitter memposting sindiran berisi tangkapan layar data-data yang threads tersebut di akun twitter pribadinya. Sembari menulis caption “Semua Threads anda milik kami“.

Tweet itu kemudian dibalas oleh Elon Musk sang pemilik Twitter dengan kata “Yeah”.

Cuitan tersebut pun ditanggapi beragam oleh netizen. Sebagian bahkan membandingkan dengan izin permisi yang diminta twitter pada penggunannya yang dianggap hampir sama saja dengan Threads.

Nah, bagaimana menurut kamu?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top